Tahapan pembuatan Kolam renang - Kontraktor kolam renang - Jasa pembuatan Kolam renang ~ Kontraktor Kolam Renang

Label

Laporkan Penyalahgunaan

Langsung ke konten utama

Tahapan pembuatan Kolam renang - Kontraktor kolam renang - Jasa pembuatan Kolam renang

Pembuatan kolam renang pribadi banyak dilakukan akhir-akhir ini akibat pemanasan global, khususnya pada musim panas suhu udara bisa menjadi sangat meningkat yang dapat membuat semua orang merasa tidak nyaman. Memang tidak berlebihan jika semua orang mendambakan sebuah kolam renang pribadi di rumahnya.

Sebenarnya pembuatan kolam renang pribadi sangat banyak keuntungannya, selain dapat menjadi sarana olah raga, kolam renang dapat dijadikan sebagai sarana quality time bersama keluarga, untuk melepas penat setelah bekerja, bahkan dapat dijadikan sarana terapi untuk berbagai jenis penyakit.

Pembuatan kolam renang memerlukan peralatan dan keahlian khusus, karena termasuk didalamnya ada instalasi air. Itulah kenapa akhir-akhir ini semakin banyak perusahaan kontraktor yang mengkhususkan diri pada bangunan kolam renang.

Dalam artikel ini, kami akan memaparkan langkah-langkah pembuatan kolam renang secara detail disertai dengan animasi, sehingga anda akan lebih mudah dalam mencerna.

Tahap I : Perencanaan Kolam Renang

1. Tentukan Lokasi Pembuatan Kolam renang




Pilih lokasi yang paling cocok untuk pembuatan kolam renang anda, pada umumnya lokasi yang sering dipilih adalah halaman belakang rumah meskipun anda juga bisa memilih lokasi di samping rumah jika memungkinkan dan tersedia lahan yang cukup.

Beberapa lokasi mungkin akan mengharuskan anda untuk menggeser posisi pagar atau menebang pohon, jadi pikirkan dengan matang.

2. Tentukan Desain Kolam Renang Anda




Tentukan bentuk kolam renang yang anda inginkan, apakah akan berbentuk persegi, bulat, persegi panjang, atau bentuk lainnya? Tentukan juga kedalamannya, setelah itu diskusikanlah dengan kontraktor kolam renang anda

Sebagian besar kolam renang rumahan memiliki ukuran standar seperti 10 kaki (3,0 m) x 20 kaki (6,1 m), 15 kaki (4,6 m) x 30 kaki (9,1 m), dan 20 kaki (6,1 m) x 40 kaki (12 m) ), dan mungkin berada di kedalaman 1,2–4,6 m. [6]

Ingatlah bahwa semakin kompleks desain kolam anda, semakin tinggi total biaya yang harus dikeluarkan.

3. Libatkan Kontraktor Kolam Renang Untuk Mengurangi Resiko




Gunakan jasa kontraktor yang khusus bergerak di bidang kolam renang untuk mewujudkan keinginan anda, selain itu kontraktor kolam renang akan meminimalisir resiko yang mungkin terjadi nantinya.

Dalam pembuatan kolam renang sebaiknya anda harus cermat, cari kontraktor kolam renang yang sudah berpengalaman lama dan benar-benar berkompeten dalam bidang tersebut.


Tahap II : Membuat Struktur Dasar

1. Memulai Penggalian Tanah




Setelah anda menggunakan jasa kontraktor kolam renang, kru mereka akan segera melakukan penandaan dan penggalian tanah untuk dijadikan kolam renang. Metodenya dapat menggunakan alat berat seperti backhoe ataupun manual.

Penggalian adalah hal yang terpenting dalam pembuatan kolam renang, karena pemasangan komponen-komponen lain dalam kolam renang sangat tergantung dari proses penggalian tanah yang benar.

2. Meratakan Dasar Kolam Renang




Setelah penggalian selesai dengan kedalaman yang sesuai, akan dilakukan perataan dasar kolam sesuai jenis yang anda inginkan, apakah dasar kolam akan datar ataukah miring dengan kedalaman yang berbeda.

Dalam proses ini akan dipastikan dasar kolam renang benar-benar harus rata dan padat agar dapat menghasilkan kedalaman yang sesuai.

3. Melakukan Pembesian Pada Permukaan Kolam




Proses pembesian berguna untuk menentukan bentuk sisi-sisi kolam renang. Disini ketelitian sangat diperlukan agar sisi-sisi kolam renang dapat benar-benar rata dan sejajar satu sama lain.

4. Instalasi Saluran Air Kolam Renang




Pada poin ini, kontraktor kolam renang akan melakukan pemasangan pipa-pipa yang berfungsi untuk saluran air. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan sistem sirkulasi dan penyaringan air kolam renang.

ini akan mencakup seluruh komponen sirkulasi air seperti selokan, skimmers, katup-katup, dan pompa utama yang bertanggung jawab untuk mengisi, mengosongkan, dan mengisi air ke seluruh kolam.


5. Pemasangan Kelistrikan di Kolam Renang




Sebelum kolam renang dilapisi, kontraktor kolam renang memerlukan daya listrik untuk mengaktifkan sistem filtrasi dan pencahayaan bawah air.,Disini pengalaman kontraktor kolam renang akan sangat diperlukan, mengingat listrik jika berpadu dengan air akan menjadi kombinasi yang sangat buruk untuk keselamatan, jadi kontraktor kolam renang harus benar-benar berhati-hati dalam melakukan instalasi.


Tahap III : Melapisi Kolam Renang

1. Pelapisan Kolam Renang




Setelah dipastikan sempurna, maka proses penting selanjutnya adalah pengecoran. Kontraktor kolam renang akan mengecor rangka besi dan meratakannya saat cor-coran masih basah.

Untuk kolam dengan kedalaman yang bervariasi, perlu untuk memeriksa bahwa sudut kemiringan konsisten dari satu ujung ke ujung lainnya. Setelah mengecor, akan dilakukan proses finishing pemasangan keramik.

2. Pengisian Air Kolam




Setelah konstruksi selesai semua, maka tahap yang ditunggu-tunggu akan segera dilakukan, yaitu pengisian air. Dalam tahap ini prosesnya bisa sangat lama tergantung debit air yang dialirkan ke kolam renang.

Di tahap ini juga akan dilakukan inspeksi permasalahan, seperti kebocoran atau masalah lainnya.

3. Perawatan Kolam Renang Dengan Bahan-Bahan Khusus

Setelah semuanya selesai, kontraktor kolam renang akan melakukan penjernihan kolam, penyesuaian pH air, pengendalian biota air dengan bahan kimia khusus.




Kontraktor kolam renang yang profesional tentunya tidak akan sembarangan melakukan hal ini karena perlu penghitungan yang akurat akan beberapa hal yang mempengaruhi seperti volume kolam dan hal-hal lainnya.

Demikianlah langkah-langkah pembuatan kolam renang yang baik dan benar, apabila anda memerlukan kontraktor kolam renang yang profesional tentunya anda dapat langsung menghubungi kami.


Credit: www.wikihow.com

Komentar